Setelah 3 hari di Jurang. TNI-Polri dan Tim SAR 2 Kabupaten Evakuasi Sakirin dari Dalam Jurang Gua Gantung

Tim SAR Gabungan saat memberi minum Sakirin korban jatuh ke jurang di Gua Gantung Simpang Jernih Aceh Timur.

Kualasimpang, SAB: Tim Gabungan TNI-Polri serta Tim SAR Kota Langsa dan Tim SAR Kabupaten Aceh Tamiang dan Tim SAR Kabupaten Aceh Timur pada Kamis dini hari (25/2) berhasil mengevakuasi dengan selamat  Sakirin (34) salah seorang Masyarakat Kampong yang terjatuh jurang di Gampong Ranto Panjang Kecamatan Simpang Jernih Aceh Timur.

Sakirin yang memegang KTP Aceh Tamiang tersebut terjatuh saat memancing di sekitar Gua Gantung Gampong Rantau Panjang Kecamatan Simpang Jernih 3 hari sebelumnya.

Menurut laporan yang kami terima dari Kopda Muliadi Babinsa Koramil Simpang Jernih kronologi kejadian sebagai berikut:

1. Pada tanggal  20 Februari 2021 korban an. Sakirin 33 thn alamat Dsn. Melur Ds. Benua Raja Kec. Rantau Kab. Aceh Tamiang bersama 4 orang temannya berangkat ke Ds. Rantau Panjang Kec. Simpang Jernih Kab. Aceh Timur untuk memancing ikan di wilayah Ds. Rantau Panjang Kec. Simpang Jernih Kab. Aceh Timur tepatnya di daerah Gua Gantung

2. Selanjutnya pada 21 Februari 2021 korban An. Sakirin terjatuh ke jurang saat hendak menuju ke tempat yang ia tuju dan pada saat itu juga teman korban an. Kasih melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat Ds. Rantau Panjang dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Tim SAR Kab. Aceh Timur dan Kab. Aceh Tamiang

3. Pada 23 Februari 2021 Tim SAR Kab. Aceh Timur dan Tim SAR Kab. Aceh Tamiang tiba di Kecamatan Simpang Jernih dan langsung berkoordinasi dengan TNI-POLRI Kec. Simpang Jernih untuk merencanakan evakuasi bersama masyarakat Ds. Rantau Panjang

4. Pada 24 Februari 2021 Tim Evakuasi  tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.30 WIB dan langsung mengevakuasi korban keluar dari jurang dan korban mengalami terkilir pada bagian pinggang dan patah tulang rusuk kanan

5. Pada 25 Februari 2021 dinihari korban tiba di Puskesmas Kecamatan Simpang Jernih, setelah melewati medan yang berat dimana  membutuhkan waktu lebih dari 4 jam keluar dari hutan dengan berjalan kaki. Sanjutnya dengan  menggunakan alat transportasi bot menuju di Kecamatan Simpang Jernih untuk mendapatkan pertolongan dan dirujuk ke RSUD Tamiang untuk penanganan selanjutnya.

Masih menurut Kopda Muliadi, Tim evakuasi melibatkan lebih dari 40 orang yang meruakan tim gabungan yang meliputi TNI – Polri, Tim SAR Kab. Aceh Timur dan Tim SAR Kab. Aceh Tamiang serta Masyarakat Ds. Rantau Panjang dengan rincian:

  1. Polsek Simpang Jernih*
    1. Ipda Rudiono S. Sos Kapolsek Spj
    2. Bripka Endra Babinkamtibmas Polsek Spj
    3. Brigadir Is Surya Babinkamtibmas Polsek Spj
  2. Koramil 10/Simpang Jernih, Kopda Muliadi
  3. Tim SAR Kota Langsa dan Kab. Aceh Tamiang, 11 personil orang anggota yang dipimpin Andika.
  4.  Masyarakat Desa Rantau Panjang 30 orang yang dipimpin langsung orang tua korban an. Iskandar.

Karena jurang yang dalam dan sulitnya medan selama 2 hari sebelum dievakuasi dari  dalam jurang korban diberi makan dengan menggunakan tali.

Saat ini Sakirin (33) telah mendapatkan perawatan antara lain Puskesmas Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang. (**)

Pewarta: Wiwin Hendra

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250