Pemkab dan Mahkamah Syar’iyah Aceh Tamiang Kerja Sama Penyediaan Layanan Pengaduan di Kantor Desa

ACEH TAMIANG – SAB: Bertempat di Aula Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang, Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tentang Kerja Sama Layanan Publik “Pojok Layanan Mahkamah Syar’iyah Di Kantor Datok Penghulu (Kepala Desa) ”, Jumat (19/03/2021).

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Tamiang memberikan apresiasi terhadap terobosan Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang dalam mendukung Program Pemerintah untuk memberikan pelayanan bagi para pencari keadilan, juga mengedukasi dan meningkatkan indeks literasi masyarakat.

“Terima kasih kepada Ketua yang sudah meluncurkan program yang akan memberikan kemudahan kepada masyarakat. Perlu diketahui bersama bahwa, Pojok Layanan Mahkamah Syar’iyah adalah sarana yang dapat digunakan oleh masyarakat/warga Aceh Tamiang dalam mengakses segala informasi terkait prosedur dan syarat berperkara, produk-produk Mahkamah Syar’iyah, dan pembuatan surat gugatan/permohonan mandiri melalui aplikasi-aplikasi yang tersedia, sehingga masyarakat dapat dengan mudah untuk meningkatkan indeks literasi melalui fasilitas yang disediakan” terang Mursil.

Beliau menilai, program ini mampu meringankan biaya operasional bagi masyarakat yang ingin berkoordinasi dengan Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang.

“Melalui nota kesepahaman ini, kiranya dapat menjaga keberlangsungan operasional dan dukungan teknis layanan sistem aplikasi Pojok Layanan Mahkamah Syar’iyah agar tetap berjalan dengan baik, Dan Kinerja Mahkamah Syar’iyah yang saat ini, sudah baik kedepan akan menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Bupati Mursil siap mendukung dan membantu berkoordinasi bersama para Camat guna mempercepat proses pelaksanaannya. Dan pada itu juga Bupati mengungkapkan bahwa Tamiang saat ini menjadi nomor satu di Aceh yang masuk ke dalam satu data Nasional.

“Mari terus berprestasi, Bangun sinergisitas yang baik sehingga bisa saling mendukung memajukan Kabupaten Aceh Tamiang,”tutupnya.

Sebelumnya, dalam penyambutannya Ketua Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang, Dangas Siregar, S.H.I, M.H menuturkan tujuan adanya MoU Pelayanan Hukum Kepada Masyarakat antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang.

“Tujuan MoU ini untuk memotong birokrasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih maksimal. Sehingga semua orang yang memiliki jangkauan jauh dengan Kantor Mahkamah Syar’iyah dapat berkoordinasi langsung melalui pelayanan yang ada di Kantor Datuk Penghulu tanpa terhalang oleh jarak” tutur Dangas Siregar.

Ia menambahkan melalui adanya MoU ini maka Mahkamah Syar’iyah memiliki kewenangan melaksanakan rencana pelayanan tersebut di Kantor Datuk Penghulu dalam lingkup wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Disisi lain, Dangas Siregar menyampaikan bahwa Mahkamah Syari’iyah sejak tahun 2019 sudah mendapatkan predikat Wilayah Bebas Koruksi (WBK) dan saat ini sedang berproses pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

“Tidakpun karena pembangunan Zona Integritas dan penilaian Menteri, Mahkamah Syar’iyah akan tetap melaksanakan program pelayanan publik ini sebab telah diperintahkan Allah SWT melalui Surah Al-Baqarah ayat 148 guna menjalankan program-program pelayanan yang real di masyarakat” ungkapnya.

Diakhir penyambutannya, Ketua Mahamah Syari’iyah Kualasimpang Dangas Siregar, S.H.I, M.H mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn atas hibah tanah.

“Sejak tahun 2014 proses hibah tanah selalu menjadi temuan bagi kami. Akan tetapi semenjak Bapak Mursil menjadi Bupati makansecara resmi kami telah mendapat hibah tanah Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk pendirian gedung yang langsung diterima oleh Makamah Agung,” tambahnya.
Diakhir acara, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Makamah Syar’iyah Kualasimpang dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tentang Kerja Sama Layanan Publik “Pojok Layanan Mahkamah Syar’iyah Di Kantor Datok Penghulu” dan dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan dari Makamah Syari’iyah Kualasimpang kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh Dandim 0117/ATAM yang diwakili Pasi Ops, Kapten Inf Matno S, Ketua Pengadilan Negeri Kualasimpang, Cut Carnelia SH, MM, Kasie Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Mariono, SH, MH, Plt. Kepala Diskominfosan Aceh Tamiang, Bastian S.Kom, Kepala DPMKPPKB Mix Donal, SH, Ketua MPU Aceh Tamiang, Syahrizal, MAA, Pimpinan Cabang BSI Capem Kualasimpang, Zulfahmi, Kabag Hukum Setdakab Aceh Tamiang, Dahlia Ahliana, SH, MH dan perwakilan Datok Penghulu.

Pewarta: Wiwin Hendra

Sumber: Humas Sekdakab Atam

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250