SMU Unggul CND Ikut Program Pertukaran Pelajar Secara Daring dengan Korea Selatan

  • Whatsapp
Kepala Sekolah SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Muhammad Rizky, S.Pd.,Gr

Langsa, SAB: Salah satu tantangan bagi sektor pendidikan dalam memberikan kesempatan bagi murid untuk mengenal dan memperkenalkan budaya melalui program pertukaran pelajar adalah adanya keterbatasan disebabkan bencana non alam seperti merebaknya Corona Virus Disease 2019 atau yang biasa disingkat COVID-19 yang melanda dunia belakangan ini.

Sehingga dalam kondisi saat ini, banyak sekolah di Indonesia memutuskan pembatalan dan atau penundaan kegiatan pertukaran pelajar bagi murid tingkat Sekolah Menengah Atas, walaupun demikian Sekolah SMU Unggul Cut Nyak Dhien (CND) Kota Langsa Provinsi Aceh mampu menjawab semua tantangan tersebut,

Dengan semangat menjangkau pendidikan tanpa batas, dan penggunaan teknologi yang terintegrasi, Sekolah SMA Unggul CND Kota Langsa akhirnya membuat kegiatan program pertukaran pelajar dan budaya secara daring (Cultural Exchange Program) bagi kelas 10 dengan sekolah Korea selatan Daedok High School dan Hanwool High School.

Program Pertukaran Pelajar secara daring antara Sekolah SMA Unggul Cut Byak Dhien Langsa dengan sekolah Korea selatan Daedok High School dan Hanwool High School akan digelar pada bulan Juli mendatang, demikian kata Kepala Sekolah SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Muhammad Rizky, S.Pd.,Gr., di ruang kerjanya, Kamis 12-05-2022.

Rizky juga mengatakan bahwa Program students exchange bersama SMA Unggul Cut Nyak Dhien dan Daedeok High school (Korea selatan) pelaksanaannya berlanjut di tahun 2022 ini .

Tahun ini sekolah Korea Selatan tersebut request langsung untuk menjalin kerjasama dengan SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa selama 1 semester ke depan.

Untuk tahun ini ada 3 (tiga) sekolah luar negeri yang menjalin kerjasama dengan SMA Unggul Cut Nyak Dhien (CND) yaitu
– Daedeok high school (Korea selatan)
– Hanwool high school (Korea selatan)
– Cardijn College (Australia)

Daedeok high school (Korea selatan) besok akan dimulai pertemua pertamanya, sementara iHanwool high school sudah berjalan 2 pertemuan dan di ralam bulan Juli akan menjalin kerjasama dengan Sekolah Cardijn College (Australia), ucapnya.

Kegiatan ini selaras dengan program sekolah penggerak yang sedang dijalankan SMA Unggul CND. Sekolah penggerak mengoptimalkan teknologi, siswa langsung explorasi, innovasi, creative, berfikir kritis, kerjasama, sesuai profile pancasila. Tutur Muhammad Rizky.

“Kami ingin memberikan kesempatan anak-anak untuk mengikuti pertukaran budaya secara virtual dalam situasi ini. Daedeok high school (Korea selatan) juga baru mengenalkan budaya belajar daring di setiap sekolah,” kata Muhammad Rizky, S.Pd.,Gr.

Diakhir pertemuannya Rizky mengatakan Alhamdulillah untuk saat ini” Hanya SMA Unggul Cut Nyak Dhien (CND) Satu satunya Sekolah Di Aceh Yang Menjadi Mitra ” Kementrian Pendidikan Korea Selatan dan Sekolah Sekolah Korea Selatan ” pungkasnya.

Wiwin Hendra

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250