Terbukti Lakukan Pemerasan dan Fitnah Terhadap Walikota Langsa Cut Lem Divonis 2,5 Tahun Kurungan

  • Whatsapp

Langsa, SAB: Pada senin, 18-04-2022 Kejaksaan Negeri Langsa yang berada di Jalan T Chik Ditunong No.4 Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, membaca putusan terhadap Terdakwa Muslim alias Cut Lem di Pengadilan Negeri (PN) Langsa.

Kepala Seksi Intelijen SYAHRIL, S.H., M.H. dalam Siaran Persnya mengatakan terdakwa Muslim, SE di Hukum 2 Tahun 6 Bulan Penjara,

Pengadilan Negeri (PN) Langsa, dengan yakin memvonis Cut Lem selama 2 tahun 6 bulan atau 2,5 tahun atas perkara pemerasan dan pengancaman atau penghinaan (fitnah) terhadap Wali Kota Langsa, Usman Abdullah.

Sidang ini dipimpin Ketua Majelis Hakim, Silvia Ningsih, SH, MH, didampingi dua hakim anggota, yakni Tini Darmayanti, SH dan Ahmad Fahrizal, SH, MH. Sedangkan JPU dari Kejari Langsa adalah, Eduardo SH, MH.

Prosesi sidang ini juga disaksikan puluhan masyarakat yang datang ke Pengadilan Negeri Langsa untuk menyaksikan langsung sidang pembacaan putusan terhadap perkara tersebut.

“Keterangan dari Kepala Seksi Intelijen Syahril, S.H., M.H. dalam Siaran Pers menyebutkan, Hakim Ketua, Silvia Ningsih, SH, MH yang juga Ketua PN Langsa membacakan langsung vonis terhadap Muslim alias Cut Lem.”

Sedangkan perkara atas terdakwa Tgk Ibnu Hajar, SH pada kasus yang sama dinyatakan gugur karena yang bersangkutan telah meninggal dunia,”pungkasnya.

Sidang yang terlaksana pada kesempatan tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eduardo sebelumnya menuntut terdakwa Muslim,SE alias Cut Lem dan terdakwa Ibnu Hajar,SH (alm) dengan tuntutan dua tahun penjara, namun majelis hakim memutuskan hukuman untuk terdakwa Muslim,SE alias Cut Lem dengan hukuman 2 tahun, 6 bulan.

Hal ini dikarenakan Hukuman yang ditentukan dalam segala pasal yang diatas dari bab ini dapat ditambah dengan sepertiganya, kalau penghinaan itu dilakukan terhadap seorang pegawai negeri pada waktu atau sebab menjalankan pekerjaannya dengan sah. sebagaimana KUHP 316.

Menurut majelis hakim Silvia Ningsih,SH MH, yang memberatkan terdakwa I (satu) Muslim,SE alias Cut Lem adalah tidak ada rasa penyesalan atas perbuatan yang telah dilakukan terhadap walikota Langsa Tgk Usman Abdullah, SE, dan keluarga besarnya.

Selain itu, dalam persidangan terdakwa dinilai terlalu berbelit-belit memberikan keterangan kepada majelis hakim dan juga kepada JPU saat bergulirnya sidang kasus tersebut.

Sidang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Muslim alias Cut Lem yang dilaksanakan pada kesempatan ini berjalan lancar, aman dan tertib.

Sementara itu Muslim, SE alias Cut Lem setelah mendengar hasil putusan majelis hakim pada gelar sidang terhadap dirinya, mengatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Penasehat hukumnya yang pada sidang kali ini tidak ikut hadir mendampinginya.

Muslim minta waktu apakah akan melakukan banding atau tidak, Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Silvia Ningsih SH, MH, Hakim anggota I (satu) Tini Darmayanti, SH (ibu Wakil), dan Hakim anggota II (dua) Ahmad Fahrizal, SH, MH

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum ditangani oleh Eduardo SH, MH serta Panitera Pengganti Ibu Azmeiliza Aminuddin, SH.
Wartawan Wiwin Hendra

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250