Pemkab Aceh Tamiang Optimis Pengurus Badan Wakaf Indonesia Mampu Kelola Asset Umat

  • Whatsapp
Asisten Pemerintahan Setdakab, Drs. Amiruddin Y (seragam ASN tengah), berfoto bersama Pengurus Perwakilan BWI Aceh Tamiang periode 2021-2024 yang baru dilantik di aula Kantor Kemenag setempat, Senin (13/12).

Kualasimpang, SAB: Kabupaten Aceh Tamiang mengapresiasi para pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Aceh Tamiang yang dilantik, Senin (13/12).

Apresiasi disampaikan Bupati yang diwakili Asisten Pemerintahan Setdakab, Drs. Amiruddin Y, saat menghadiri pelantikan Perwakilan BWI Aceh Tamiang periode 2021-2024 di aula Kantor Kemenag setempat.

“Atas nama Pemkab Aceh Tamiang, kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada saudara/i yang dilantik hari ini. Kami yakin, para pengurus BWI yang dilantik adalah orang-orang yang memiliki kompetensi, berintegritas dan mampu untuk menjalankan amanah yang diberikan,” sebut Amir menyampaikan amanat Bupati.

Ditegaskan olehnya, para pengurus mempunyai tanggung jawab dunia-akhirat terhadap pengelolaan harta umat dan harta agama yang menjadi ranah kerja dan operasional BWI Aceh Tamiang. Karenanya, ia berpesan supaya amanah yang diberikan mampu dilaksanakan dengan optimal sehingga berdampak pada kemaslahatan umat.

“Kami berharap, kerja-kerja BWI membawa dampak positif bagi umat. Segera bangun komunikasi, koordinasi, dan bersinergi dengan para pihak lintas sektor dan pemangku kepentingan yang ada di Bumi Muda Sedia,” tambahnya lagi.

Hal ini menjadi fokus atas laporan Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Aceh Tamiang, Anwar Fadli, yang menjelaskan terdapat 1029 bidang tanah wakaf di Kabupaten Aceh Tamiang. Dari jumlah tersebut, 334 bidang tanah sudah bersertifikat, dan 441 bidang sudah memiliki akta wakaf.

Sementara itu, Kabid Penerangan Islam, Zakat & Wakaf Kanwil Kementerian Agama Aceh, Azhari, dalam sambutannya mengatakan wakaf merupakan amanah umat yang diharapkan bermanfaat untuk umat, ia meminta harta umat tersebut jangan sampai dibiarkan terlantar yang justru menjadi permasalahan bagi umat.

Menurutnya, Kementerian Agama senantiasa berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh, berusaha agar semua aset agama/wakaf ini dapat terjaga dengan baik bagi kemaslahatan umat. Ia juga juga berharap bantuan serta dukungan dari pemerintah daerah agar tugas dan fungsi BWI dapat terlaksana dengan baik.

Senada dengan itu, Ketua Perwakilan BWI Aceh, A. Gani Isa mengatakan, BWI Aceh Tamiang agar mampu mengelola segala perihal perwakafan di kabupaten.

“Kami berharap asset wakaf yang ada dapat dikembangkan secara produktif, dan mampu menggali serta memanfaatkan potensi yang tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang,” terangnya.

Ada pun pengurus Perwakilan BWI Aceh Tamiang yang dilantik hari ini adalah, Sulaiman sebagai Ketua, Mulkan Tampubolon sebagai Wakil Ketua, Anwar Fadli sebagai Sekretaris, dan Rosdiana sebagai Bendahara. Selanjutnya, Abdul Aziz Arfi sebagai Ketua Divisi Pembinaan Nazir, Riswanto sebagai Ketua Divisi Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf.

Kemudian, Zulfikar sebagai Ketua Divisi Hubungan Masyarakat, Abdul Aziz sebagai Ketua Divisi Kelembagaan dan Bantuan Hukum, serta M. Dahlan sebagai Ketua Divisi Penelitian dan Pengembangan.#
PewartaWiwin Hendra

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250