Dibangun 2018, Jembatan Beurandang Anjlok

  • Whatsapp

Peureulak, SAB: Dibangun 2018, jembatan Beurandang Ranto Peureulak yang dibuat  tahun 2018 anjlok.

Jembatan Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, tersebut satu dari sejumlah jembatan lainnya yang terdapat di ruas jalan Peureulak-Lokop-Gayo Lues.

Salah seorang warga setempat yang ditemui di lapangan, mengatakan ambruknya abutmen jembatan Beurandang itu diduga akibat tiang pancang di dasar abutmen jembatan dangkal. Sehingga terjadi pergeseran dasar tanah, yang menyebabkan abutmen ambruk.

Megahmico, SE. Ketua LSM Peduli Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan (P2MP), Minggu (24/1) meninjau jembatan naas tersebut.

Hasil peninjauan di lapangan, ungkap Megahmico, jembatan dari arah Peureulak telah amblas. Terjadi keretakan pada beton pengaman besi jembatan. Keretakan pada talut jalan, serta badan jalan turun, dan telah ditimbun tanah dan batu.

Selain itu, pada abutmen yang satunya lagi dari arah Peunaron juga sudah terjadi kerenggangan antara badan jembatan dengan alas abutmen.

“Karena itu sebelum jembatan ini ambruk kita minta Dinas terkait agar segera memperbaikinya, mengingat jembatan ini dilalui masyarakat tiga kecamatan di Aceh Timur, yaitu Serbajadi, Peunaron, dan Ranto Peureulak, serta dilalui mobil penumpang L300 dan Jumbo dari Gayo Lues ke Langsa dan Medan,”ujar Megahmico.

Selanjutnya,jika jembatan tersebut dibiarkan maka lama kelamaan semakin parah. Ini sangat berisiko, karena badan jalan dan abutmen turun sudah parah. Jika tidak ditangani cepat dan maksimal maka jembatan ini terancam putus.

Megahmico menduga amblasnya abutmen jembatan ini, diduga karena kondidi tanah.

“Karena itu dinas terkait perlu menurunkan tim teknis untuk survey, sehingga dapat melakukan penanganan”,  pungkas ketua LSM P2MP.

Pewarta: Wiwin Hendra

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250