Aksi “BBG Mengajar” di Gampong Alue Deah Teungoh Banda Aceh

  • Whatsapp
Mahasiswa STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh melaksanakan program BBG Mengajar di Gampong Alue Deah Teungoh, Meuraxa, Banda Aceh, Minggu, (17/1).

Banda Aceh, SAB:  Puluhan mahasiswa STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh melaksanakan program BBG Mengajar di Gampong Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Banda Ace Minggu, (17/1).

Acara pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pendampingan dan konsultasi belajar bagi 42 anak di gampong setempat. Para mahasiswa dari berbagai program studi tersebut membantu pendampingan belajar untuk calistung, matematika, IPS, Sains, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam. Masing-masing anak diasuh oleh 1-2 orang tentor mahasiswa.

Ketua Prodi PGSD STKIP BBG Banda Aceh yang juga turut hadir dalam kegiatan BBG Mengajar menyampaikan bahwa para mahasiswa sejatinya tidak hanya harus ditempa dalam bidang teori akademik namun juga dari bidang praktikal dan afektif.

Kegiatan Mahsiswa BBG Mengajar di Gampong Deah Teungoh B. Aceh, Minggu, 17/1

Pada kegiatan ini para mahasiswa langsung meguji diri mereka dengan terjun kelapangan dan mempresentasikan diri sebagai pendidik bagi puluhan anak-anak Gampong Alue Deah Teungoh Banda Aceh yang memang membutuhkan dukungan pendidikan ini selama pandemi Covid-19.

Romi salah satu tokoh masyarakat gampong Alue Deah Teungoh mengucapkan terima kasih atas kehadiran program BBG Mengajar di gampong mereka.

“Alhamdulillah kegiatan ini sangat kami butuhkan, selama pandemi covid-19 anak-anak kami sangat kesulitan belajar, mereka lalai dengan permainan online, hari ini kami melihat kembali semangat mereka untuk belajar dengan ceria, terima kasih BBG Mengajar” ungkapnya.

Selvia Zahara salah satu panitia pelaksana BBG Mengajar, mengungkapkan bahwa program hasil inisiasi dan kerjasama dengan Natural Aceh ini sendiri akan berlangsung selama 1 bulan penuh kedepan sebagai kontribusi kami selaku mahasiswa STKIP BBG yang peduli dengan kondisi dan keadaan pendidikan peserta didik di Aceh.

“Kami juga merasakan apa yang adik-adik ini rasakan selama menjalani pendidikan jarak jauh (daring) dalam pandemi, hari ini kami mencoba berbagi pengetahuan dan mencoba mendampingi mereka dengan ilmu dan keterampilan yang kami bisa”, ujar Selvia didampingi Nopa, Ulfia dan panitia lainnya.

Pewarta: Imam Nugroho

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *