Forum DAS Aceh Lakukan Koordinasi ke Bappeda Abdya

  • Whatsapp
Penandatanganan Berita Acara antara Forum DAS Aceh dengan Bappeda Aceh Barat Daya, Rabu (7/10)

Banda Aceh, SAB. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan penguatan kelembagaan pengelolaan daerah aliran sungai, Forum Daerah Aliran Sungai (Forum DAS) Aceh, Rabu (07/10/2020) melakukan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kunjungan Forum DAS Aceh ke Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Forum DAS Aceh, Dr. Ir. Hairul Basri, M.Sc., didampingi anggota Ir. TM Zulfikar, M.P dari Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) serta Eko Wasiaji dari Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Hutan Lindung Krueng Aceh.
Pertemuan antara Forum DAS Aceh dengan Bappeda Abdya antara lain membahas terkait peran, fungsi dan tugas Forum DAS Aceh, pembahasan kegiatan dan program yang akan dilaksanakan oleh SKPK/OPD terkait dalam rangka pengelolaan DAS di Kabupaten Abdya serta upaya penguatan kelembagaan pengelolaan DAS baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

Rapat Koordinasi antara Forum DAS Aceh dengan Bappeda Abdya, Rabu (7/10)

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Barat Daya, Firmansyah, ST, menyampaikan bahwa beberapa kegiatan di sekitar DAS telah menyebabkan beberapa dampak lingkungan seperti pencemaran dan kerusakan lingkungan, seperti pembuangan sampah dan limbah di aliran sungai serta terjadinya erosi di sekitar DAS akibat galian C.

“Akibat berbagai kerusakan hutan dan lingkungan yang ada berbagai bencana juga masih kerap terjadi seperti banjir dan berbagai bencana lingkungan lainnya,” ujar Firmansyah.

Sementara itu Wakil Ketua Forum DAS Aceh, Dr. Hairul Basri, menyampaikan bahwa untuk rencana aksi pengelolaan DAS ke depan ada beberapa hal yang penting untuk direncanakan dalam program pembangunan ke depan antara lain penguatan kelembagaan DAS, pemetaan/identifikasi wilayah rawan bencana terutama di sekitar DAS, penguatan koordinasi antar lembaga, penguatan kesatuan pengelola hutan (KPH) di tingkat tapak, serta bagaimana mengawal implementasi analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

Jadi beberapa rencana aksi tersebut sangat penting untuk dapat dirumuskan dan disampaikan di dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) nantinya, ujar Hairul Basri.

Anggota Forum DAS Aceh lainnya, TM Zulfikar, mengatakan bahwa dalam pertemuan koordinasi tersebut telah dirumuskan beberapa berita acara antara lain parapihak sepakat mendukung rencana aksi berupa program dan kegiatan pengelolaan daerah aliran sungai di Abdya, serta berbagai upaya untuk meningkatkan daya DAS, fungsi tata kelola air serta peningkatan partisipasi petani di Wilayah Sungai Woyla- Batee dan Wilayah Sungai Baro-Kluet yang DAS dan Sub DAS nya berada dalam wilayah Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya. (TMZoel).

Pewarta: TM Zulfikar
Editor: Deni Irawan

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250