BNN Kota Langsa Bikin Workshop Peningkatan Peran Insan Pers dalam Pemberantasan Narkoba

  • Whatsapp

Langsa, SAB: Dalam rangka untuk mendukung program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) diperlukan peningkatan peran Media sebagai Partner BNN Kota Langsa.

Terkait dengan hal tersebut maka Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN) Kota Langsa menyelenggarakan Workshop dengan Insan Media sebagai upaya untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba, bertempat di Ruang Rapat Aula Virta Tirta, Jalan Majid Ibrahim Gampong Paya Bujok Bramo Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa, dengan menjalankan Prokes Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, sebagai narasumber adalah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa AKBP H Basri, SH MH dan Dr Amiruddin Yahya Azzawiy, MA Dosen IAIN Cot Kala serta H.Ibnu Sa’dan wartawan senior dari harian waspada, Kasie P2M Cut Maria, S.Sos.

Disampaikan oleh Kepala BNN Kota Langsa bahwa dasar dari upaya mendukung program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) adalah
A. Berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika;
B. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor :23 Tahun 2010 Tentang Badan Narkotika Nasional;
C. Peraturan Badan Narkotika Nasional Nomor : 6 Tahun 2020 Tentang Organisasi dan Tata kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota.
D. Intruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika Tahun 2020- 2024.

Disampaikan juga bahwa Permendagri nomor 12 Tahun 2019 pasal pasal 2 ayat (3) Bupati/wali kota melakukan fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di daerah kabupaten/kota.

Dan ayat (4) Pelaksanaan fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3), dilakukan oleh Perangkat Daerah yang terkait dengan Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika dan juga dikoordinasikan oleh Perangkat Daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan dibidang BNNK.

Kepala BNN Kota Langsa AKBP Basri, SH, MH mengatakan kegiatan workshop ini tujuan membekali media sekalian untuk nantinya menjadi penggiat anti narkoba yang mempunyai kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan moral anti narkotika,ucapnya.

penguatan kapasitas insan media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba, dalam hal ini ada penilaian dan regulasi, oleh karena itu peran media dalam menyuarakan P4GN sangatlah penting.

“Kita harus bergandeng tangan terhadap peredaran narkoba, Aceh merupakan pintu masuk narkoba dan pemerintah pusat menyatakan Aceh pintu gerbang masuknya narkoba,” ujar Basri.

Lanjutnya, narkoba itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya karena harus adanya pembentukan penyadaran kepada masyarakat agar tanggap narkoba melalui sebuah pemberitaan.

Tanpa andil media kami tidak bisa berjalan sendiri, karenanya sebagai mitra memberikan informasi kepada masyarakat terkait darurat narkoba.

“Peran media itu penting, berilah informasi yang benar dan ciptakan opini benar agar tidak berdampak negatif dalam menerima informasi, sama-sama kita bergandengan tangan demi kota Langsa tanggap terhadap ancaman narkoba,” pinta Basri.

Sementara itu, Kasie P2M Cut Maria, S.Sos, menyatakan peran media sangatlah penting, melalui Waorkshop kami berharap agar rekan-rekan wartawan dapat ikut berpartisipasi dalam hal apapun, termasuk menyebarluaskan informasi melalui tulisan berita ataupun pesan-pesan singkat untuk pencegahan narkoba. Dimana ada tamsilan pada masa Rasulullah, dinyatakan bahwa tajamnya sebilah pedang tetap terkalahkan oleh tajamnya pena.

Kasie P2M BNNK Langsa Cut Maria, S.Sos dalam materinya juga menyampaikan tentang, srategi membangun Kabupaten/ Kota tanggap narkoba (Kotan).

Terkait dengan “Kotan” Pemerintahan Kota Langsa telah menunjuk Desa Bersinar (Bersih Narkoba), di Kota Langsa direncanakan akan dicanangkan 10 (Sepuluh) Gampong seuai SK Wali Kota Langsa , yaitu :
– Adapun 10 Gampong Bersinar yang diresmikan dan ditetapkan oleh Wali Kota Langsa adalah :
1. Sungai Pauh Pusaka
2. Meureande Aceh
3. Pondok Keumuning
4. Alue Dua
5. Tualang Teungoh
6. Sidodadi
7. Alue Merbo
8. Bukit Selamat
9. Gampong Geudubang Jawa
10. Lengkong
Terang Kasie P2M Cut Maria, S.Sos, yang sering disapa bu Maya.

Selanjutnya Dr Amiruddin Yahya Azzawiy, MA mengatakan: “Peranan Media merupakan salah satu layanan publik yang memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari hari, oleh karena itu melalui Media Massa Masyarakat bisa mendapatkan beragam Informasi yang dibutuhkan, dengan Media Massa Masyarakat juga bisa mengetahui perkembangan Informasi di belahan Negara lain”. Sebut Ketua Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Langsa dan dosen Pascasarjana IAIN Langsa, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, SPdI. MA.

Sementara itu Wartawan Senior dari Harian Waspada H Ibnu Sa’dan mengatakan Peran Penting Media Massa dalam Penguatan Kapasitas Untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman terhadap Narkoba.

Liputan Wiwin Hendra

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *