Bangun Kekebalan Kelompok, Kepala MAN 2 Langsa Himbau para Murid Mau Divaksin

  • Whatsapp
Rohani, S.Ag., Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Langsa. Foto.

Langsa, SAB: Madrasah Aliyah Negeri 2 Langsa terus mendorong siswa-siswinya bersedia menjalani vaksinasi. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 dan membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) khususnya di lingkungan sekolah.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Langsa Rohani, S.Ag. menghimbau para pelajar dan berharap agar seluruh peserta didiknya untuk bersedia divaksin, demikian ucapnya saat dtemui oleh Media ini di ruang kerjanya, Senin 04-10-2021.

Untuk pelaksanaan vaksinasi terhadap siswa-siswi MAN 2 Langsa ini perlu kami sampaikan bahwa jumlah peserta didik sebanyak 443 orang yang sudah vaksin sebanyak 73 orang, walaupun demikian ada juga siswa yang sudah vaksin di luar dan untuk beberapa siswa di sini juga sudah ada melakukan vaksin sendiri di puskesmas terdekat, terangnya.

Menurutnya, dengan mengikuti vaksinasi itu, maka akan tercipta kekebalan kelompok atau herd immunity. dengan demikian, proses belajar mengajar di MAN 2 Langsa ini secara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa berjalan normal kembali sesuai yang diharapkan bersama.

Agar terwujudnya pembelajaran tatap muka (PTM), di MAN 2 Langsa ini, Ia menambahkan, peran aktif orang tua siswa siswi sangat kami harapkan, dengan memvaksin semua peserta didiknya merupakan langkah awal untuk mencapai herd immunity, yang nantinya, proses belajar tatap muka akan segera terwujud,” sebut Rohani.

Oleh karena itu, kepada para siswa khusus nya Madrasah Aliyah Negeri 2 Langsa, agar menjalani vaksinasi, karena ini adalah program pemerintah yang saat ini gencar melakukan percepatan vaksinasi, termasuk di kalangan siswa.

Kepala Madrasah juga mengatakan dalam Program Pemerintah melalui Kantor Kementrian Agama Kota Langsa Bapak Drs. Hasanuddin, MA. memberikan arahan kepada kami untuk mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan Vaksinasi yang sudah dicanangkan untuk Para Dewan Guru, Tendik dan para murid yang berusia 12-17 tahun.

“Oleh karena itu, kami menyambut baik dan sangat proaktif agar program vaksinasi terlaksana,” ujar Rohani, S.Ag dalam keterangannya.

Selain itu, program vaksinasi untuk pelajar ini juga dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) walau pun kendala di lapangan yang kita hadapi adakah tidak semua orang tua siswa mau menandatangani surat izin vaksinasi bagi anaknya.

WIWIN HENDRA

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *