Belajar Mengajar Tatap Muka di Lapas Narkotika Langsa Dimulai Lagi

  • Whatsapp

Langsa – SAB: PKBM Nusantara Bersatu kembali melanjutkan proses belajar mengajar tatap muka untuk paket kesetaraan yaitu Paket A, B dan C di Lapas Narkotika Langsa, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dan membatasi jumlah warga belajar dengan membagi shift setelah Kota Langsa berada di zona merah level 3, Kamis (9/9/2021).

Kalapas Narkotika kelas II B Langsa, Herman Anwar Amd IP SH mengatakan bahwa pihaknya selalu memberikan motivasi kepada warga binaan akan pentingnya sekolah paket ini diikuti demi masa depan mereka dikemudian hari,

“Sosialisasi dan motivasi sebelum belajar tidak lupa kita sampaikan ke warga binaan agar mereka serius mengikuti pelajaran karena tidak menutup kemungkinan ijazah tersebut dapat berguna setelah mereka bebas dari Lapas dan Alhamdulillah selama ini proses belajar mengajar tidak mengalami kendala karena kita telah mengatur dari sisi keamanan dan juga penerapan prokes yang dibutuhkan” terang Kalapas.

Sementara itu ,Kepala Sekolah PKBM Nusantara Bersatu, Sherly Maidelina Spd mengatakan bahwa warga belajar di Lapas Narkotika Langsa antusias tiap kali kelas dibuka dan setelah melalui proses daring maka pihaknya kembali mengajar secara tatap muka,

“Jadi di Lapas ni warga belajar cukup antusias menyimak, Alhamdulillah proses mengajar berjalan lancar, keamanan juga terkondisikan dengan sangat baik sehingga baik guru maupun warga belajarnya dapat mengikuti kelas selayaknya kelompok belajar di luar Lapas. Jadi tidak ada ketakutan guru untuk mengajar disini” ujarnya.

Menurut Sherly, meski Lapas dihuni oleh para narapidana kasus narkoba namun warga yang belajar telah terkondisikan dengan baik dikarenakan adanya pembinaan- pembinaan oleh pihak Lapas sehingga kelas pun dapat dibuka dengan lancar dan warga terlihat menghormati guru serta dapat menyimak materi dengan tertib.

Wiwin SAB

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *