Babinsa Dan Perangkat Desa Pasang Spanduk Posko PPKM Mikro

  • Whatsapp

Langsa – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 23/Langsa Timur Kodim 0104/Aceh Timur Sertu Darlianto bersama perangkat Desa Baroh, Kec. Langsa Lama pasang spanduk Langkah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Minggu (18-03-2021).

Langkah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan didorong terus sampai ke lingkungan mikro, yakni pedesaan. Para petugas Satgas Penanggulangan Covid-19 yang ada di lini terdepan akan digerakkan guna memastikan PPKM berjalan dengan efektif, dengan mengurangi mobilitas dan kerumunan warga.

Kegiatan ini akan melibatkan Tiga Pilar yakni TNI-Polri dan perangkat Desa, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama dan Pemerintahan khusus nya,” ujar Darlianto kepada awak media.

Kegiatan tersebut juga merupakan upaya pemulihan perekonomian masyarakat sampai ke tingkat Nasional dengan efektif dengan cara pencegahan Penanggulangan Covid-19 maka perlu kerja sama dari petugas dan serta warga masyarakat.

Sertu Darlianto selaku Babinsa setempat juga mengharapkan, dengan sinergitas tiga pilar di Desa Baroh ini semua rencana kegiatan pemerintah semoga dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara Geuchik Desa Baroh melalui Sekdes Mawardi mengatakan jajaran Pemerintahan Desa Baroh, Kec. Langsa Lama, Kota Langsa mendukung penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Seperti yang dilakukan hari ini, kami telah memasang spanduk untuk pembuatan posko tersebut di Kantor Geuhik Deda Baroh. Ia mengungkapkan pihaknya akan terus bekerja sama dengan instansi terkait dan para perangkat desa, menyiapkan ruang untuk posko PPKM berskala mikro yang merupakan program Pemerintah bekerja sama dengan TNI-POLRI.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro bertujuan untuk menekan penyebaran virus dan meningkatnya kasus Covid-19. Dengan PPKM skala mikro di tingkat Desa, pengawasan akan lebih fokus dan penanganan bisa lebih cepat. Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa/kelurahan diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro serta dapat dideteksi dan ditangani dengan segera.

Masyarakat diharapkan mendukung upaya ini dengan selalu bersifat kooperatif dengan keberadaan posko dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M,” pungkasnya.

Pewarta: Wiwin Hendra

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *