Giat Babinsa Ramil 10/Spj: Sertu Muhsin Rapat Koordinasi dengan Aparat Desa Antisipasi Karhutla

  • Whatsapp

Simpang Jernih, SAB: Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Sertu Muhsin Babinsa Koramil 10/Spj Kodim 0104/Aceh Timur Gelar Komunikasi Sosial (KOMSOS) dengan Aparatur Desa Gampong Batu Sumbang dan Gampong Pante Kera Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur,Selasa 02-02-2021.

Kegiatan ini dipimpin oleh Sertu Muhsin Babinsa 10/Spj Kodim 0104/Aceh Timur didampingi Geuchik Gampong Desa Batu Sumbang Wahi Eka Sulistya dan Edy Sekdes Desa Pante Kera.

Sertu Muhsin menyampaikan bahwa permasalahan karhutla merupakan salah satu atensi dari Presiden Republik Indonesia. Oleh sebab itu kita juga tindak lanjuti hingga di tingka desa.

“Dengan rapat koordinasi ini akan dibahas bagaimana langkah-langkah pencegahan maupun penanganan terjadinya kebakaran hutan di musim kemarau ini. Selain itu, bagaimana masing-masing aparatur desa dan masyarakat mengetahui cara bertindak apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan ,” jelasnya.

Sertu Muhsin menambahkan kebakaran hutan atau lahan bisa terjadi dari faktor alam maupun faktor manusia. Oleh sebab itu kita perlukan langkah antisipasi melalui sinergitas antar instansi terkait mulai dari sosialisasi pencegahan maupun penanganan apabila hal itu terjadi.

Lanjutnya, dalam penanganan Kebakaran hutan atau lahan di musim kemarau ini agar semua pihak dapat saling mendukung sehingga tidak ada yang saling dirugikan atau menjadi korban atas penegakkan hukum penyalah gunaan kebakaran hutan atau lahan.

Ke depan, dalam penanganan karhutla akan di lakukan tindakan Represif sesuai aturan tentang kebakaran hutan atau lahan sanksi Pidana KUHP sesuai pasal-pasal sbb:
1. Pasal 187 : Barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran,ledakan,atau banjir,diancam dengan pidana penjara maksimal 12 tahun.

2. 188: barang siapa karena kealpaan (kesalahan) menyebabkan kebakaran,ledakan atau banjir diancam dengan pidana penjara maksimal 5 tahun

Undang – undang No 41 Tahun 1999 pasal 78 yang berbunyi: “Barang siapa dengan sengaja membakar hutan ,diancam dengan pidana penjara maksimal 15 Tahun atau dengan denda sebesar 5 Milyar”.

Undang – undang No 32 tahun 2009:
1. Pasal 99 ayat 1 : setiap orang yang kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara amblen, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kreteria baku mutu kerusakan lingkungan hidup diancam dengan pidana penjara maksimal 3 tahun atau dengan dwnda maksimal 3 Milyar,

2. Pasal 108 : Setiap orang yang melakukan pembakaran lahan diancam dengan pidana penjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal 10 Milyar.

Undang – undang No 39 Tahun 2014
1. Pasal 108 : Setiap pelaku usaha Perkebunan yang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar diancam dengan pidana penjara maksimal 10 Tahun atau denda maksimal 10 Milyar.

“Oleh karena itu, momentum rapat koordinasi hari ini merupakan langkah yang baik dan strategis.

Karena selain menjalankan instruksi juga untuk menjaga ekosistem dan kelangsungan hidup,” ucapnya.

Kepada masyarakat dan peragkat kecamatan sampai tingkat desa atau dusun serta pemilik lahan baik perusahaan maupun perorangan agar mempedomani arahan bapak Presiden tentang kebakaran hutan dan lahan

Arahan dari Dan Ramil 10/Spj Kodim 0104/Aceh Timur Kapten Inf.Mashudi menyampaikan, Babinsa Koramil 10/Spj dan jajarannya agar lebih aktif melaksanakan Komsos dan melaporkan kepada pimpinan secara berjenjang serta sudah paham konsekwensi atau resiko bila terjadi kebakaran hutan atau lahan. Sesuai penyampaian arahan Bapak Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar S. Sos, M. Tr (Han) , tutupnya.

Pewarta: Wiwin Hendra

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *