Saya Siap Memimpin Kota Langsa

  • Whatsapp

Langsa, SAB: Dengan qadar Allah SWT pada Kamis (17/12), pewarta SAB berkesempatan mewawancarai Suhaimi SY yang akrab disapa Bang Emiel KC tokoh pengusaha muda sukses Kota Langsa.

Bang Emill, Tokoh Publik Milenial  kelahiran Langsa 37 tahun yang lalu walau telah sangat sukses namun tetap rendah hati dan  menjaga sopan santun tersebut ternyata mempunyai visi  dan keinginan kuat untuk membangun Kota Langsa yang sangat dicintainya menjadi lebih baik, lebih jaya, lebih maju lagi di masa depan sejajar dengan kota-kota maju lainnya.

Pemuda yang mempunya bisnis perdagangan besar di bidang perikanan tersebut terlihat smart dan energik. Saat ditanya oleh pewarta SAB tentang kesiapannya untuk memimpin Kota Langsa ke depan,  Bang Emiel mengatakan secara tegas:

“Dengan bermodalkan daerah yang bersyariah dan bila masyarakat  menghendaki maka untuk menyalurkan aspirasi mereka,  saya siap untuk memimpin Kota Langsa melalui Pilkada Wali Kota Langsa Periode 2022-2027”.

“Tujuan saya untuk ikut berkompetisi dalam Pilkada 2022 nanti, saya ingin mewujudkan visi saya yaitu: “Posisikanlah orang pada bidangnya/tempatnya, atau istilahnya The Right Man on The Right Place“.

Biarlah Kota Langsa ini ditangani oleh ahli di bidang keilmuannya masing masing. Kota Langsa sudah banyak melahirkan cendikiawan-cendikiawan muslim, sarjana-sarjana yang handal yang bisa membuat kota ini menjadi kota yang berpotensi yang bisa mensejahterakan masyarakatnya. Insya Allah ke depan ini bisa kita wujudkan dari impian menjadi kenyataan.

Selanjunnya untuk mewujudkan visinya Bang Emiel mempunyai misi membangun Kota Langsa dengan merangkul semua pihak. Slogan Bang Emil “Warna-warni adalah sebuah  kekuatan yang sangat fenomenal (dahsyat)“.

“Langsa bukan milik satu golongan saja. Mari bersama kita membangun kota Langsa dengan perbedaan “warna” ini. Mari kita satukan visi dan misi kita dengan berbagai warna untuk membangun kota kita ini,  Kota Langsa yang majemuk sebagai satu kesatuan yang kuat dan saling bersinergi tanpa membedakan golongan manapun sehingga kota langsa menjadi kota maju yang Bersyariah”, seru Bang Emiel.

Dengan cara berpikirnya yang lugas  dan gaya milenialnya Bang Emiel yang pernah mengecam pendidikan di Politeknik Lhokseumawe ini menambahkan akan mengajak para cendikiawan Muslim se-Kota Langsa untuk bersama membangun daerah yang sangat dicintainya.

“Saat ini banyak orang pinter diam. Banyak orang pinter lapar ini sangat bahaya. Orang pintar lapar, dia selalumencari celah. Beda dengan orang awwam”, kata Bang Emiel berfilsafat.

Maka dari situlah semua permasalahan akan terjadi sehingga terbengkalailah pembangunan di suatu daerah disebabkan tidak berfungsinya orang orang pinar di daerah tersebut.  Insya Allah ke depan ini harus menjadi perhatian kita semua.

Di akhir wawancara Bang Emiel KC memberi perumpaan untuk menunjukkan karakternya: “Nya meunan crah,
Meunan beukah.

Pewarta : Wiwin Hendra.

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250