Bupati dan Forkopimda Tamiang Vidcon dengan BNPB RI

  • Whatsapp

Kualasimpang, SAB: Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH. M.Kn beserta Dandim/0117 Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita dan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan S.I.K mengikuti Video Conference (vidcon) bersama BNPB Republik Indonesia dan Pemerintah Aceh guna membahas Penanganan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Aceh, bertempat di Ruang Rapat Bupati, Vidcon berlangsung sekira pukul 11.00 wib, Sabtu (26/09/20).

Dalam Vidcon tersebut, Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, MT menyampaikan bahwa angka kasus Penyebaran virus Covid-19 di Aceh per bulan September semakin meningkat dan yang menjadi kendalanya ialah masih kurangnya ruangan untuk merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga kondisi dirasa cukup mengkhawatirkan.

Oleh karena itu, Ia mengatakan bahwa perlu adanya langkah-langkah yang cepat dan tepat untuk mengatasi masalah tersebut sehingga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dapat terlayani dengan baik.

Selanjutnya, Ir. Nova menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh akan melakukan tracking dan melakukan pemerataan Tes PCR dengan melihat standar WHO serta peta transmisi sebaran. Untuk itu Rumah Sakit Umum Daerah serta Dinas Kesehatan diminta untuk membuat kajian. Sehingga dari kajian itu nantinya akan diambil kebijakan bagaimana caranya agar tes PCR ini bisa di lakukan secara merata.

Selanjutnya, Pangdam Iskandar Muda Mayjen Hassanuddin dalam laporannya mengatakan bahwa sesuai dengan Inpres No 6 Tahun 2020 TNI dan POLRI siap mendukung Pemerintah Daerah dalam penanganan penyebaran Covid-19.

” Kami juga sudah menyiapkan Rumah Sakit Rujukan Kesdam apabila nantinya dibutuhkan untuk merawat pasien terkonfirmasi Covid-19 dan ruang isolasi, ” tuturnya.

Selaras dengan Pangdam IM, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs Wahyu Widada, M. Phil juga turut mendukung Pemerintah Daerah untuk mengingatkan masyarakat tentang kedisiplinan protokol kesehatan dengan mengajak komunitas yang ada didaerah, bersama mengkampanyekan pakai masker. Ia juga mengeluhkan lama nya hasil pemeriksaan PCR yang dikeluarkan dikarenakan keterbatasan lab yang ada di aceh, sehingga ia menyarankan agar dapat segera menambahkan alat PCR tersebut.

Dalam pada itu, Ketua TP-PKK Aceh Dyah Erti Idawati turut menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat dengan program Gebrak Masker dari kota sampai ke kampung-kampung, melalui organisasi PKK.

Disamping itu juga, Dr dr. Azharuddin Sp. OT K-Spine FICS selaku Direktur RSU Zainal Abidin dalam vidcon tersebut menyampaikan beberapa kendala dalam perawatan pasien yang terpapar covid 19 sehingga pasien masih belum bisa terlayani dengan baik.

Untuk itu, menanggapi hal tersebut di atas, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, selaku BNPB mengatakan akan memberikan bantuan masker namun dengan cara memberikan bantuan mesin jahit, maka dari itu diminta kepada Ketua TP-PKK untuk menentukan berapa jumlah mesin jahit yang diperlukan, dengan begitu Pemerintah dapat menyediakan sendiri kebutuhan masker yang diperlukan.

Selanjutnya, ia juga mengatakan akan menambah lab PCR di Aceh, dimana Aceh masuk dalam skala prioritas penanganan Covid. Pihaknya juga akan merehab tambahan ruangan di RSUDZA dan tentunya juga akan mendukung tambahan lab PCR di beberapa wilayah seperti Pantai Timur, Barat dan Tengah.

“Kita harus menyiapkan hotel yang bersih dan nyaman untuk pasien OTG agar kita bisa selalu memantau dan pasien tidak terganggu psikologisnya, karena dengan cara senang dan hati gembira adalah salah satu obat agar imunitas kita baik,” tuturnya.

Selanjutnya, dari data yang dipaparkan oleh Tim BNPB terkait perkembangan penanganan dan pengendalian Covid-19 di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang saat ini masuk pada daerah yang paling tertinggi peningkatan kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan persentase 90,63 %, namun masih pada posisi zona orange atau dengan resiko sedang.

Pewarta : Wiwin Hendra

Sumber : Humas Pemkab Tamiang

banner 300x250

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *